Pages

Amusement Park photo: carnival Carnival.jpg

"S"

My 'S'elfish Ways

bokeh photo:  you__re_the_music_in_me.jpg

"E"

Spirit of 'Emotional'

silhouette photo: together tumblr_lbzmb5HB8X1qe0hneo1_500.jpg

"L"

'L'ife Alongs Happiness

Amusement Park photo: carnival Carnival.jpg

"L"

'Love' is Almost Beautiful

color splash photo: Color splash converse converse-1.jpg

"A"

'A' Truly Journey of Me

Showing posts with label Semester dua. Show all posts
Showing posts with label Semester dua. Show all posts

Sunday, December 2, 2012

Penerapan ASSURE Model di SD MI YAPPI RINGINTUMPANG

 Model ASSURE dapat diterapkan di semua mata pelajaran, salah satu contoh penerapan ASSURE Model dibawah ini merupakan penerapan pada mata pelajaran matematika SD kelas 1 (satu).
Anggota Kelompok         :          1. Arshy Al Maidah ( 001)
                                                  2. Edo Ihzandi ( 002)
                                                  3. Ika Septiana(007)
                                                  4. Sella Mawarni (010)
                                                  5. Harjatno Mustofa (006)
                                                  6. Erlina Laeli (017)
                                                  7. Rico Findora (014)
                                                  8. Ade Cucu Hermawan (020)                                  
Mata Pelajaran                 : Matematika
Kelas                                     : 1 (satu)
Sekolah                                                : MI YAPPI Ringin Tumpang
                                                www.miyappiringintumpang.sch.id e-mail: mi.ringintumpang@gmail.com
No
Komponen
Uraian
1.




























2.


















3.























4.

















5.












6.
A (Analyze Learners)




























S (State Standards and Objectives)


















S (Select Strategies, Technology, Media and Material)






















U (Utiities Techology, Media and Material)
















R (Require Learners Participation)












E (Evaluate and Revise)
Siswa kelas satu MI YAPPI Ringin Tumpang memiliki karakteristik umum maupun khusus. Adapun karakteristik umum siswa kelas satu adalah sebagai berikut :
1.       Masa transisi yang membuat siswa masih ingin bermain-main.
2.       Masih pada tingkat kognitif pra-operasional (6 atau 7 tahun) dalam mencerna maksud pertanyaan masih belum sempurna. Sehingga tidak ditemukan kesesuaian antara pertanyaan dan jawaban.
3.       Masih belum lancar dalam membaca dan menulis.
4.       Membutuhkan bimbingan dan perhatian yang penuh dari guru.
5.       Aktif bergerak di kelas.
Karakteristik khusus siswa MI YAPPI Ringin Tumpang kelas satu sbagai berikut :
1.       Banyak bermain, banyak bergerak, dan aktif berbicara di kelas.
2.       Sebagian besar siswa kelas satu MI YAPPI Ringin Tumapang menyukai mata pelajaran olah raga dibandingkan dengan mata pelajaran matematika.
3.       Siswa kuang mendapat bimbingan dai orang tuanya, dikarenakan sibuk bekerja di sawah, berdagang, dll.
Gaya pembelajaran : Bermain sambil belajar.

Kurikulum Sekolah MI YAPPI Ringin Tumpang menggunakan kurikulum KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan), dengan indikator mata pelajaran disusun berdasarkan Madrasah sendiri (sistem otonomi).
Salah satu tujuan Mata Pelajaran Matematika :
Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.
A (Audience ) : tidak ada audience (peserta didik yang dituju).
B (Behavior) : memiliki sikap menghargai kegunaan matematika.
C (Condition) : dalam kehidupan.
D (Degree) : memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam matematika serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.

Menurut kelompok kami strategi yang tepat digunakan dalam mata pelajaran matematika siswa kelas satu adalah :
1.       Games (Permainan)
Sebab anak pada usia 6-7 tahun khususnya di SD ini sangat aktif dan masih ingin selalu bermain seperti di taman kanak-kanak dikarenakan masa transisi dari TK ke SD.
2.       Tutorial
Sebab pembelajaran matematika membutuhkan bimbingan dan pengarahan dari gurunya dan seperti yang telah kita ketahui matematika adalah ilmu pasti yang harus diajarkan  dasarnya oleh guru. Karena untuk memberi dasar yang kuat dan pasti dalam ilmu matematika.
3.       Demonstrasi
Sebab untuk mengajak anak menggunakan media (contohnya : sapu lidi unuk berhitung) haruslah didemonstrasikan terlebih dahulu oleh gurunya agar siswa mengerti bagaimana cara penggunaannya.


Teknologi :
Untuk penggunaan teknologi pada sekolah MI YAPPI Ringin Tumpang, kurang efektif apabila kita mnggunakan teknologi hardware canggih. Karena sarana dan prasarana yang kurang mendukung.
Media :
Media buku di SD MI YAPPI Ringin Tumpang masih kurang memadai, dikarenakan sekolah ini berstatus swasta sehingga pengelolaan administrasi sekolah dilakukan sendiri tanpa bantuan pemerintah. Di sekolah ini, media yang digunakan untuk membantu berhitung  matematika adalah lidi, batu kerikil, biji buah sawo, jagung, dan buah-buahan lainnya. Menurut kami, penggunaan media sudah tepat karena dilihat dari situasi dan kondisi sekolahnya sendiri yang sulit mengakses fasilitas (daerah yang terpencil dan lumayan sulit dijangkau).

Agar siswa mampu berhitung matematika pada kelas satu, siswa diwajibkan membawa alat hitung (lidi, biji sawo atau batu kerikil) yang mudahdidapatkan oleh siswa.
Dan untuk prosses pembelajarannya siswa diajak bermain dalam permainan yang mereka senangi, menarik dan mudah dipraktekkan sebagai partsipasi atau keterlibatan siswa dalam aplikasi belajar tesebut.
Siswa selalu dibimbing dan diperhatikan pada saat pembelajaran tutorial dn pada saat pendemonstrasian agar siswa mamu mempraktekan apa yang telah didemonstrasikan oleh guru.

Agar penilaian pada siswa berjalan efektif, diperlukan :
1.       Membantu membacakan soal matematika untuk siswa yang kesulitan dalam membaca.
2.       Waktu pembelajaran matematika alangkah baiknya diorganisasikan menjadi berberapa waktu pembelajaran (durasi 10 menit untuk materi,selanjutnya bermain atau bernyanyi sebentar, dilanjutkan lagi belajar dan begitu seterusnya sampai siswa mampu memfokuskan perhatian pada pelajaran matematika).

Monday, May 23, 2011

Tentang Media Pembelajaran

Media Pembelajaran

Media berasal dari bahasa latin merupakan bentuk jamak dari “Medium” yang secara harfiah berarti “Perantara” atau “Pengantar” yaitu perantara atau pengantar sumber pesan dengan penerima pesan. Beberapa ahli memberikan definisi tentang media pembelajaran. Schramm (1977) mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran.

 
Sejalan dengan perkembangan IPTEK penggunaan media, baik yang bersifat visual, audial, projected still media maupun projected motion media bisa dilakukan secara bersama dan serempak melalui satu alat saja yang disebut Multi Media. Contoh : dewasa ini penggunaan komputer tidak hanya bersifat projected motion media, namun dapat meramu semua jenis media yang bersifat interaktif.
Allen mengemukakan tentang hubungan antara media dengan tujuan pembelajaran, sebagaimana terlihat dalam tabel di bawah ini :
Jenis Media
1
2
3
4
5
6
Gambar Diam
S
T
S
S
R
R
Gambar Hidup
S
T
T
T
S
S
Televisi
S
S
T
S
R
S
Obyek Tiga Dimensi
R
T
R
R
R
R
Rekaman Audio
S
R
R
S
R
S
Programmed Instruction
S
S
S
T
R
S
Demonstrasi
R
S
R
T
S
S
Buku teks tercetak
S
R
S
S
R
S
Keterangan :
R = Rendah S = Sedang T= Tinggi
1 = Belajar Informasi faktual
2 = Belajar pengenalan visual
3 = Belajar prinsip, konsep dan aturan
4 = Prosedur belajar
5= Penyampaian keterampilan persepsi motorik
6 = Mengembangkan sikap, opini dan motivasi
============


Wednesday, May 4, 2011

presentasi tentang TIPE-TIPE VISUAL


tipe-tipe visual....... ada 6 macam, yaitu : REALISTIK (seperti aslinya), ANALOGI (dimisalkan),  ORGANIZATIONAL (pengorganisasian secara kualitatif), RELATIONAL (hubungan secara kuantitatif), TRANSFORMASIONAL (menunjukkan adanya gerakkan dalam gambar), dan INTERPRETIF (menggambarkan sesuatu yang rumit, agar lebih mudah dimengerti).






Wednesday, March 16, 2011

ASSURE model dalam Pembelajaran

Analyze learner
Prosesnya meliputi : (menganalisis pebelajar) seperti karakteristik umum, kemampuan awal dan gaya belajar pebelajar. Pada gaya pembelajar ada beberapa faktor yang mempengaruhi karakteristik pembelajar, yaitu :
  • kecerdasan ganda yang dikemukakan oleh H. Gardner
  • kebiasaan memproses informasi
  • kemampuan belajar siswa (tipe-tipe belajar) yang meliputi auditory, visual dan kinestetik
  • motivasi
  • faktor psikologi, dan
  • pengukuran gaya belajar

State Objectives
(merumuskan tujuan pembelajaran dengan rumusan baku ABCD yaitu Audience, Behavior, Conditions, Degree)

  • Audience, pembelajaran berfokus pada bagaimana pembelajar memahami dan mengerti setelah pembelajaran disampaikan oleh guru.  
  • Behavior, kebiasaan siswa dalam pembelajaran
  • Condition, dalam pembelajaran seharusnya memperhatikan kondisi pembelajaran agar dapat mendukung proses pembelajaran
  • Degree, persyaratan terakhir untuk menjadi sebuah proses belajar mengajar yang baik adalah mengindikasikan atau menentukan kriteria untuk siapa materi pembelajaran itu dan bagaimana menyesuaikan dengan memperhatikan tingkatan nya

Select Strategies, technology, and materials
Media and Material (memilih metode, media dan bahan ajar). Beberapa metode yang dianjurkan untuk digunakan adalah belajar berbasis masalah dan belajar proyek. tahapan dalam memilih antra lain dimulai dengan  
  1. Memilih stategi, apakaah akan menggunakan teacher centered atau student centered learning.
  2. Memilih teknologi dan Media, memilih media yang sesuai dan teknologi yang sesuai dengan karakteristik pembelajar.
  3. Memilih, memodifikasi atau mendesain meterial, langkah-langkahnya sebagai berikut :
  • memilih material (bahan belajar) yang ada 
  • memodifikasi bahan belajar yang ada
  • mendesain materi yang baru 

Utilize Media and Material
(menggunakan media dan bahan ajar). Mengajukan rumus 5P yaitu Preview the materials (kaji bahan ajar), Prepare the materials (siapkan bahan ajar), Prepare Environment (siapkan lingkungan), Prepare the learners (siapkan pebelajar), Provide the learning experience (tentukan pengalaman belajar)

Require Learner Participation

(mengembangkan peran serta pebelajar). Menurut Dewey, peranserta pebelajar adalah hal terpenting dalam KBM. Gagne berpendapat bahwa belajar efektif dapat terjadi jika pebelajar dilibatkan dan memiliki peranserta didalamnya.

Evaluate and Revise
(menilai dan memperbaiki). Menilai dan memperbaiki hasil belajar, penilaian portofolio dan penilaian KBM. dalam menilai dan memperbaiki ada dua tujuan:
  1. menilai prestasi pembelajar. (penilaian authentic/asli , penilaian fortofolio, trdisional vs elektronik fortolio)
  2. menilai dan memperbaiki strategi, teknologi dan media. (evaluasi dari segi guru, dan memperbaiki strategi, teknologi dan media yang digunakan)